Akses Permodalan yang Mudah: KUR untuk Industri Kreatif
Bank Apa Saja Yang Menyediakan KUR Untuk Industri Kreatif – Bayangkan: ide cemerlang untuk bisnis kerajinan tangan Anda, namun terkendala modal? Jangan khawatir! Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir sebagai solusi bagi para pelaku industri kreatif di Indonesia, membuka pintu bagi kesuksesan yang lebih mudah dijangkau. Program ini dirancang khusus untuk membantu UMKM, termasuk para seniman, desainer, dan kreator lainnya, untuk mengembangkan bisnis mereka dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
KUR merupakan program pembiayaan pemerintah yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan UMKM di Indonesia. Dengan suku bunga rendah dan persyaratan yang relatif mudah, KUR menjadi andalan bagi para pengusaha kecil dan menengah untuk mendapatkan modal kerja dan investasi. Industri kreatif, dengan beragam subsektornya seperti fashion, kuliner, kriya, dan desain grafis, memiliki potensi pertumbuhan yang luar biasa di Indonesia, ditopang oleh kreativitas dan inovasi yang tak terbatas. Namun, akses permodalan tetap menjadi salah satu tantangan terbesar bagi para pelaku industri kreatif, seringkali menghadapi kendala birokrasi dan persyaratan perbankan yang rumit.
Memahami skema KUR sangat krusial bagi pelaku industri kreatif. Dengan memahami persyaratan, prosedur pengajuan, dan jenis KUR yang tersedia, para kreator dapat memanfaatkan program ini secara efektif untuk mengembangkan bisnis mereka. Kejelasan informasi dan strategi pengajuan yang tepat akan meningkatkan peluang keberhasilan dalam memperoleh akses permodalan yang dibutuhkan.
Sobat kreatif! Ingin mengembangkan bisnis industri kreatifmu? Banyak bank yang menyediakan KUR, lho! Cari tahu bank mana yang tepat untukmu! Sebelum mengajukan, pastikan kamu sudah memahami persyaratannya. Kunjungi Apa Saja Syarat Untuk Mengajukan KUR Mikro untuk persiapan yang matang! Dengan persiapan yang baik, kesempatanmu mendapatkan KUR untuk industri kreatif akan semakin besar! Jangan ragu, segera cek dan raih peluang suksesmu! Ketahui lebih lanjut bank mana yang menyediakan KUR untuk industri kreatif dan wujudkan impianmu!
Gambaran Umum Industri Kreatif di Indonesia
Industri kreatif Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Berbagai produk dan jasa kreatif, mulai dari batik dan tenun hingga game dan animasi, telah diakui secara internasional. Pertumbuhan ekonomi digital juga turut mendorong perkembangan industri kreatif, menciptakan peluang baru bagi para kreator untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform online. Namun, tingkat persaingan yang tinggi dan perubahan tren pasar yang cepat menuntut adaptasi dan inovasi yang berkelanjutan.
Tantangan Akses Permodalan bagi Pelaku Industri Kreatif
Meskipun potensi besar yang dimiliki, pelaku industri kreatif seringkali menghadapi kesulitan dalam mengakses permodalan. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya jaminan yang memadai, terutama bagi usaha yang masih baru. Selain itu, persyaratan administrasi perbankan yang kompleks dan proses pengajuan kredit yang berbelit seringkali menjadi penghambat. Kurangnya literasi keuangan juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan, karena banyak pelaku industri kreatif yang belum memahami berbagai skema pembiayaan yang tersedia.
Bank-bank yang Menyediakan KUR untuk Industri Kreatif
Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah berkolaborasi dengan berbagai bank untuk menyalurkan KUR. Beberapa bank yang aktif dalam memberikan akses KUR bagi UMKM, termasuk industri kreatif, antara lain Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan beberapa bank daerah. Setiap bank memiliki ketentuan dan persyaratan yang mungkin sedikit berbeda, sehingga penting bagi pelaku industri kreatif untuk melakukan riset dan membandingkan berbagai penawaran sebelum mengajukan permohonan.
Sobat kreatif! Butuh modal untuk mengembangkan bisnis industri kreatifmu? Banyak bank yang menyediakan KUR, lho! Selain BRI dan BNI, BTN juga menjadi pilihan tepat! Ingin tahu langkah-langkah pengajuannya? Kunjungi Bagaimana Cara Mengajukan KUR BTN untuk panduan lengkapnya! Dengan informasi ini, kamu bisa segera manfaatkan KUR dan wujudkan impian bisnismu! Jangan ragu untuk mengeksplorasi berbagai bank yang menawarkan KUR untuk industri kreatif, sehingga kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.
Raih suksesmu sekarang juga!
- Bank BRI: Terkenal dengan jangkauan luas dan program KUR yang terstruktur.
- Bank BNI: Menawarkan berbagai pilihan produk KUR dengan dukungan teknologi digital.
- Bank Mandiri: Memiliki layanan KUR yang komprehensif dan terintegrasi.
- Bank Daerah: Beberapa bank daerah juga aktif menyalurkan KUR dengan fokus pada UMKM lokal.
Penting untuk diingat bahwa persyaratan dan prosedur pengajuan KUR dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi terbaru dan terakurat selalu dapat diperoleh langsung dari bank yang bersangkutan.
Temukan peluang emas untuk bisnis kreatif Anda! Banyak bank mendukung industri kreatif dengan KUR, termasuk BNI, BRI, dan Mandiri. Ingin tahu lebih detail tentang persyaratan pengajuan di BNI? Kunjungi Apakah Saya Perlu Jaminan Untuk Mengajukan KUR BNI untuk mengetahui apakah Anda perlu jaminan! Informasi ini krusial sebelum Anda mengajukan KUR dan memilih bank yang tepat.
Jadi, segera eksplorasi pilihan bank yang menyediakan KUR untuk industri kreatif dan raih kesuksesan bisnis Anda!
Bank-bank yang Memberikan KUR untuk Industri Kreatif
Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu solusi pendanaan yang menarik bagi pelaku industri kreatif di Indonesia. Akses permodalan yang mudah dan bunga yang relatif rendah membuat KUR menjadi pilihan yang populer. Namun, tidak semua bank menawarkan program KUR yang spesifik dan tertarget untuk industri kreatif. Oleh karena itu, pemahaman tentang bank-bank mana yang menyediakan KUR dan jenis programnya sangat penting bagi para pelaku usaha kreatif.
Daftar Bank Penyelenggara KUR untuk Industri Kreatif
Beberapa bank pemerintah dan swasta di Indonesia telah menyediakan program KUR yang dapat diakses oleh pelaku industri kreatif. Persyaratan umum pengajuan KUR biasanya meliputi kepemilikan usaha, kelengkapan dokumen administrasi, dan agunan (tergantung jenis KUR dan kebijakan bank). Namun, persyaratan detail dapat bervariasi antar bank dan jenis KUR yang ditawarkan.
Temukan peluang emas untuk bisnis kreatif Anda! Banyak bank kini mendukung industri kreatif dengan KUR, seperti Bank BRI, BNI, dan Mandiri. Ingin tahu seberapa cepat proses pencairannya? Kecepatan proses pencairan KUR sangat penting, dan untuk gambaran lebih jelas mengenai proses pencairan, silakan cek informasi lengkapnya di sini: Berapa Lama Proses Pencairan KUR TKI.
Meskipun contohnya KUR TKI, informasi ini memberikan gambaran umum yang bermanfaat. Kembali ke KUR untuk industri kreatif, segera ajukan permohonan dan raih kesuksesan bisnis Anda! Jangan ragu, peluang besar sudah di depan mata!
- Bank Rakyat Indonesia (BRI): BRI menawarkan berbagai jenis KUR, termasuk KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Super Mikro. Beberapa program BRI mungkin relevan dengan industri kreatif, khususnya yang berkaitan dengan usaha mikro dan kecil. Persyaratan umumnya meliputi KTP, KK, dan dokumen usaha.
- Bank Negara Indonesia (BNI): BNI juga menyediakan KUR dengan beberapa skema yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan usaha, termasuk usaha di bidang industri kreatif. Persyaratan umumnya mirip dengan BRI, dengan penambahan dokumen pendukung yang relevan dengan jenis usaha.
- Bank Mandiri: Bank Mandiri turut berpartisipasi dalam program KUR pemerintah. Mereka memiliki beberapa jenis KUR yang dapat dipertimbangkan oleh pelaku industri kreatif, tergantung skala dan jenis usahanya. Persyaratan umumnya meliputi dokumen identitas, dokumen usaha, dan mungkin agunan tambahan.
- Bank Syariah Indonesia (BSI): Bagi pelaku usaha kreatif yang menginginkan pembiayaan syariah, BSI menawarkan KUR dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Persyaratan dan jenis KUR yang ditawarkan mungkin sedikit berbeda dengan bank konvensional.
Jenis KUR dan Contoh Program untuk Industri Kreatif
Meskipun tidak semua bank secara eksplisit mencantumkan “KUR untuk Industri Kreatif”, beberapa program KUR dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kreatif. Contohnya, KUR Mikro dapat digunakan untuk membiayai pengembangan usaha kerajinan tangan, desain grafis, atau usaha kuliner. KUR Kecil bisa digunakan untuk pengembangan usaha yang lebih besar skala, misalnya studio musik atau rumah produksi film kecil.
- Contoh Program (Ilustrasi): Bayangkan seorang perajin batik yang membutuhkan modal untuk membeli bahan baku dan peralatan produksi. Ia dapat mengajukan KUR Mikro di BRI. Atau, seorang desainer grafis yang ingin mengembangkan bisnisnya dengan membeli perangkat lunak dan peralatan desain dapat mengajukan KUR Kecil di Bank Mandiri.
Perbandingan Suku Bunga dan Jangka Waktu Pinjaman
Suku bunga dan jangka waktu pinjaman KUR bervariasi antar bank dan jenis KUR. Secara umum, suku bunga KUR relatif rendah dibandingkan dengan pinjaman konvensional lainnya. Jangka waktu pinjaman juga bervariasi, bergantung pada jenis KUR dan kesepakatan dengan bank. Untuk informasi terkini mengenai suku bunga dan jangka waktu, sebaiknya hubungi langsung bank terkait.
Tabel Perbandingan Bank Penyelenggara KUR
Nama Bank | Jenis KUR | Persyaratan Umum | Kontak |
---|---|---|---|
BRI | KUR Mikro, KUR Kecil, KUR Super Mikro | KTP, KK, Dokumen Usaha | Website BRI atau cabang terdekat |
BNI | KUR Mikro, KUR Kecil | KTP, KK, Dokumen Usaha, Agunan (mungkin) | Website BNI atau cabang terdekat |
Bank Mandiri | KUR Mikro, KUR Kecil | KTP, KK, Dokumen Usaha, Agunan (mungkin) | Website Bank Mandiri atau cabang terdekat |
BSI | KUR Mikro, KUR Kecil (Syariah) | KTP, KK, Dokumen Usaha | Website BSI atau cabang terdekat |
Persyaratan dan Prosedur Pengajuan KUR untuk Industri Kreatif
Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mengembangkan bisnis di industri kreatif bisa menjadi angin segar bagi para pelaku usaha. Namun, memahami persyaratan dan prosedur pengajuannya sangat krusial untuk memastikan proses berjalan lancar. Berikut ini uraian detail mengenai persyaratan dan langkah-langkah yang perlu Anda lalui.
Persyaratan Umum Pengajuan KUR Industri Kreatif
Persyaratan pengajuan KUR untuk industri kreatif pada dasarnya mirip dengan sektor usaha lainnya, namun ada beberapa penyesuaian berdasarkan jenis usaha dan bukti kepemilikan usaha. Dokumen-dokumen yang dibutuhkan perlu dipersiapkan dengan teliti untuk menghindari penolakan permohonan.
Temukan peluang emas untuk bisnis kreatif Anda! Banyak bank menyediakan KUR, seperti BRI, BNI, dan Mandiri, yang mendukung industri kreatif. Tapi, sukses mendapatkan KUR bukan hanya soal banknya saja! Ketahui strategi jitu meningkatkan peluang persetujuan pengajuan Anda dengan membaca panduan lengkap ini: Bagaimana Cara Meningkatkan Peluang Pengajuan KUR Mikro Saya Disetujui. Dengan persiapan matang, peluang Anda untuk mendapatkan KUR dari bank-bank tersebut semakin besar, dorong kreativitas Anda menuju kesuksesan finansial!
- KTP dan Kartu Keluarga
- Surat Izin Usaha (SIUP) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
- Proposal usaha yang rinci, termasuk rencana bisnis dan proyeksi keuangan
- Bukti kepemilikan tempat usaha (sertifikat tanah, surat sewa, dll)
- Bukti kepemilikan peralatan usaha (jika ada)
- Surat keterangan domisili usaha
- Rekening koran 3 bulan terakhir
- Fotocopy akta pendirian perusahaan (jika berbentuk badan usaha)
Untuk usaha di bidang desain grafis, mungkin dibutuhkan portofolio karya sebagai bukti kemampuan dan pengalaman. Sementara untuk usaha kuliner, sertifikat pelatihan atau izin usaha makanan dapat menjadi nilai tambah. Sedangkan usaha fashion mungkin memerlukan contoh produk dan bukti penjualan.
Poin Penting Persiapan Dokumen KUR
Keberhasilan pengajuan KUR sangat bergantung pada kelengkapan dan keakuratan dokumen yang diajukan. Perhatikan beberapa poin penting berikut:
- Pastikan semua dokumen difotokopi dengan jelas dan terbaca.
- Periksa kembali kebenaran data dan informasi yang tertera di setiap dokumen.
- Susun dokumen secara rapi dan terurut sesuai dengan panduan bank.
- Siapkan dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan jenis usaha Anda.
- Konsultasikan dengan petugas bank jika Anda ragu atau memerlukan penjelasan lebih lanjut.
Prosedur Pengajuan KUR Industri Kreatif
Proses pengajuan KUR umumnya terdiri dari beberapa tahap, dari pendaftaran hingga pencairan dana. Pastikan Anda memahami alur prosesnya agar pengajuan berjalan lancar.
- Pendaftaran: Ajukan permohonan KUR ke bank penyalur yang telah ditunjuk pemerintah. Biasanya, Anda perlu mengisi formulir permohonan dan menyerahkan dokumen persyaratan.
- Verifikasi: Pihak bank akan memverifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen yang Anda ajukan. Proses ini mungkin termasuk survei lapangan ke tempat usaha Anda.
- Analisa Kredit: Bank akan menganalisis kelayakan usaha Anda berdasarkan proposal bisnis dan data keuangan yang Anda berikan.
- Persetujuan Kredit: Jika permohonan Anda disetujui, bank akan memberitahukan Anda mengenai jumlah pinjaman yang disetujui dan suku bunga yang berlaku.
- Penandatanganan Perjanjian Kredit: Anda perlu menandatangani perjanjian kredit yang berisi kesepakatan antara Anda dan bank.
- Pencairan Dana: Setelah semua proses selesai, dana KUR akan dicairkan ke rekening Anda.
Contoh Dokumen untuk Berbagai Bidang Industri Kreatif
Bidang Usaha | Contoh Dokumen Tambahan |
---|---|
Desain Grafis | Portofolio karya, kontrak kerja dengan klien, bukti pembayaran dari klien |
Kuliner | Sertifikat pelatihan masak, izin usaha tempat makan, menu makanan, foto produk |
Fashion | Contoh produk pakaian, katalog produk, bukti penjualan, sertifikat pelatihan desain busana |
Tips Sukses Mengajukan KUR: Persiapkan proposal bisnis yang kuat dan realistis, serta pastikan semua dokumen persyaratan lengkap dan akurat. Jujur dan transparan dalam memberikan informasi kepada pihak bank. Konsultasikan dengan petugas bank jika Anda memiliki pertanyaan atau kendala. Jangan ragu untuk mempersiapkan diri secara matang sebelum mengajukan permohonan.
Jenis Usaha Industri Kreatif yang Tercakup dalam KUR
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) membuka peluang besar bagi pelaku industri kreatif untuk mengembangkan bisnisnya. Namun, tidak semua jenis usaha kreatif dapat langsung mengajukan KUR. Ada kriteria dan persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai jenis usaha industri kreatif yang termasuk dalam cakupan KUR, beserta contoh-contohnya dan kriteria yang perlu dipenuhi.
Secara umum, KUR menjangkau berbagai sektor usaha, dan industri kreatif termasuk di dalamnya. Yang terpenting adalah usaha tersebut memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan kontribusi ekonomi. Dengan demikian, banyak peluang yang terbuka bagi para pegiat industri kreatif untuk mendapatkan modal tambahan melalui skema KUR.
Jenis Usaha Industri Kreatif yang Memenuhi Syarat KUR
Beragam usaha di industri kreatif berpotensi mendapatkan akses pendanaan KUR. Syarat utamanya adalah usaha tersebut legal dan memiliki prospek bisnis yang baik. Berikut beberapa kategori dan contohnya:
- Kriya: Usaha kerajinan tangan seperti pembuatan batik, anyaman, ukiran kayu, keramik, dan aksesoris. Contohnya, seorang pengrajin batik tulis yang ingin memperluas produksi dan pemasarannya, atau perajin anyaman bambu yang membutuhkan modal untuk membeli bahan baku dalam jumlah besar.
- Kuliner: Usaha di bidang makanan dan minuman, termasuk catering, cafe, restoran, produksi makanan olahan, dan minuman unik. Contohnya, pemilik usaha rumahan yang memproduksi keripik singkong dengan cita rasa unik dan ingin meningkatkan kapasitas produksi, atau pemilik cafe yang membutuhkan modal untuk renovasi dan pengembangan menu.
- Fashion: Usaha di bidang desain dan produksi pakaian, aksesoris, dan alas kaki. Contohnya, perancang busana yang ingin memproduksi koleksi baru, atau penjahit yang ingin membuka butik sendiri dan membeli mesin jahit industri.
- Digital: Usaha berbasis teknologi digital seperti pengembangan aplikasi, desain grafis, fotografi, videografi, dan konten kreator. Contohnya, seorang desainer grafis yang ingin membeli software desain terbaru, atau seorang content creator yang membutuhkan peralatan untuk meningkatkan kualitas videonya.
Kriteria Usaha Industri Kreatif yang Memenuhi Syarat KUR
Agar pengajuan KUR diterima, usaha industri kreatif perlu memenuhi beberapa kriteria. Kriteria ini umumnya meliputi legalitas usaha, keuangan usaha, dan rencana bisnis yang terukur. Secara spesifik, beberapa kriteria yang perlu diperhatikan adalah:
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
- Memiliki rencana bisnis yang jelas dan terukur.
- Memiliki catatan keuangan yang baik dan tertib.
- Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.
- Memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan kontribusi ekonomi.
Ilustrasi Kasus Sukses Usaha Industri Kreatif yang Mendapatkan Pendanaan KUR
Banyak pelaku usaha industri kreatif yang telah merasakan manfaat KUR. Pendanaan ini membantu mereka untuk mengembangkan bisnis, meningkatkan produksi, dan memperluas pasar. Berikut beberapa ilustrasi deskriptif:
- Ibu Ani, seorang pengrajin batik tulis di Yogyakarta, menggunakan dana KUR untuk membeli mesin printing batik modern. Dengan mesin ini, ia mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas produksinya, sehingga omsetnya meningkat secara signifikan.
- Pak Budi, pemilik usaha catering di Jakarta, menggunakan dana KUR untuk membeli peralatan dapur baru dan memperluas jangkauan pemasarannya. Kini, usahanya mampu melayani pesanan dalam jumlah besar dan melayani berbagai event.
- Mbak Dina, seorang desainer grafis di Bandung, menggunakan dana KUR untuk membeli perangkat komputer dan software desain terbaru. Dengan peralatan baru ini, kualitas desainnya meningkat, dan ia mendapatkan lebih banyak klien.
Contoh Kasus Sukses Usaha Industri Kreatif yang Mendapatkan KUR
- Usaha batik tulis di Solo meningkatkan produksi dan ekspor berkat KUR.
- Cafe di Bali mengembangkan menu dan memperluas tempat duduk dengan bantuan KUR.
- Rumah produksi film pendek di Yogyakarta membeli peralatan film berteknologi tinggi melalui KUR.
- Toko online fashion di Jakarta meningkatkan kapasitas gudang dan sistem logistiknya dengan KUR.
- Startup pengembang aplikasi di Bandung memperluas tim pengembangannya berkat KUR.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ): Bank Apa Saja Yang Menyediakan KUR Untuk Industri Kreatif
Memilih skema pembiayaan yang tepat untuk bisnis industri kreatif Anda bisa membingungkan. KUR, atau Kredit Usaha Rakyat, menawarkan solusi menarik, namun tetap ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum mengajukan permohonan. Berikut beberapa pertanyaan umum yang sering muncul seputar KUR untuk industri kreatif beserta jawabannya.
Jenis Usaha Industri Kreatif yang Tidak Dapat Mengakses KUR
Tidak semua jenis usaha industri kreatif memenuhi syarat untuk mendapatkan KUR. Kriteria kelayakan ditentukan oleh bank penyalur dan pemerintah. Secara umum, usaha yang tidak memiliki legalitas usaha yang jelas, memiliki riwayat kredit yang buruk, atau bergerak di sektor yang dilarang pemerintah, biasanya tidak akan lolos seleksi. Contohnya, usaha yang terkait dengan kegiatan ilegal atau melanggar norma hukum tentunya tidak akan dipertimbangkan.
Prosedur Pengajuan Banding Jika Permohonan KUR Ditolak, Bank Apa Saja Yang Menyediakan KUR Untuk Industri Kreatif
Penolakan permohonan KUR bisa disebabkan berbagai faktor, mulai dari kelengkapan dokumen hingga riwayat keuangan pemohon. Jika permohonan Anda ditolak, Anda berhak untuk meminta penjelasan tertulis dari bank terkait alasan penolakan. Setelah itu, Anda dapat mempertimbangkan untuk memperbaiki kekurangan yang ada dan mengajukan permohonan kembali. Sayangnya, tidak ada mekanisme formal “banding” yang terstruktur, prosesnya lebih kepada memperbaiki kekurangan dan mengajukan ulang permohonan. Konsultasi dengan petugas bank terkait akan sangat membantu.
Batas Maksimal Pinjaman KUR untuk Industri Kreatif
Besaran plafon KUR untuk industri kreatif bervariasi, tergantung pada kebijakan masing-masing bank dan juga kemampuan usaha pemohon. Secara umum, plafon KUR mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah, yang dapat berubah dari waktu ke waktu. Informasi terkini mengenai batas maksimal pinjaman dapat diperoleh langsung dari bank penyalur KUR atau melalui situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM.
Pertanyaan | Jawaban |
---|---|
Apa saja jenis usaha industri kreatif yang tidak bisa mendapatkan KUR? | Usaha yang tidak memiliki legalitas yang jelas, memiliki riwayat kredit buruk, atau bergerak di sektor yang dilarang pemerintah umumnya tidak memenuhi syarat. |
Bagaimana cara mengajukan banding jika permohonan KUR ditolak? | Tidak ada mekanisme banding formal. Mintalah penjelasan tertulis dari bank, perbaiki kekurangan, dan ajukan permohonan kembali. |
Apakah ada batasan maksimal pinjaman KUR untuk industri kreatif? | Ada, dan besarnya bervariasi tergantung kebijakan bank dan kemampuan usaha. Informasi terkini dapat diperoleh dari bank penyalur atau situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM. |