Lupa bawa kartu ATM kadang terjadi di waktu yang tidak enak, apalagi saat butuh uang tunai untuk kebutuhan harian, belanja stok, bayar ongkos kirim, sampai operasional UMKM. Di jaringan BRI, penarikan tunai tetap bisa dilakukan tanpa kartu fisik lewat fitur Transaksi Tanpa Kartu di aplikasi BRImo, lalu dilanjutkan di mesin ATM BRI yang mendukung menu tersebut.
Kenapa fitur ini ramai dicari nasabah BRI
Bagi pembaca Kur.co.id yang sehari harinya berurusan dengan transaksi kecil menengah, ada momen ketika uang tunai tetap dibutuhkan meski pembayaran digital makin luas. Fitur tarik tunai tanpa kartu ini menjawab kebutuhan itu tanpa harus kembali ke rumah hanya untuk mengambil kartu, dan juga mengurangi risiko kartu tertelan mesin saat kondisi tertentu.
Yang perlu dicatat, prosesnya tetap berlapis: kode penarikan dibuat dari BRImo, lalu di ATM Anda memasukkan nomor HP terdaftar dan kode penarikan. Kode ini aktif singkat untuk menjaga keamanan, jadi alurnya memang dirancang agar cepat dieksekusi di lapangan.
Syarat sebelum tarik tunai tanpa kartu
Sebelum berangkat ke ATM, pastikan Anda sudah login BRImo dan akun BRImo aktif. Selain itu, pastikan juga nomor HP yang terhubung di BRImo masih bisa menerima akses dan Anda ingat PIN BRImo karena PIN dipakai saat membuat kode.
Perlu juga memilih nominal sesuai opsi yang disediakan aplikasi. Artinya, Anda tidak mengetik nominal bebas, melainkan memilih dari nominal yang tersedia di BRImo. Ini biasanya membuat transaksi lebih terkendali dan mengurangi salah input saat terburu buru.
Langkah di BRImo untuk membuat kode penarikan
Tahap pertama terjadi sepenuhnya di ponsel. Setelah kode keluar, barulah Anda bergerak ke ATM. Ini penting karena kode penarikan hanya aktif selama 5 menit, jadi sebaiknya buat kode saat Anda sudah dekat dengan ATM.
Masuk menu Tarik Tunai dan tentukan jalur
Buka BRImo lalu pilih menu setor dan tarik tunai, kemudian pilih Tarik Tunai. Setelah itu pilih rekening sumber dana, lalu tentukan jalur tarik tunai. BRImo menyediakan beberapa jalur, termasuk ATM BRI, Indomaret, dan Agen BRILink. Untuk pembahasan kali ini, fokusnya jalur ATM BRI karena yang paling sering dipakai saat butuh uang cepat.
Pilih nominal, masukkan PIN, lalu simpan kode 6 digit
Setelah jalur dipilih, tentukan nominal penarikan sesuai pilihan aplikasi, kemudian masukkan PIN BRImo dan lanjutkan sampai kode 6 digit muncul. Kode ini yang menjadi kunci transaksi di ATM, dan masa aktifnya hanya 5 menit. Kalau lewat dari itu, Anda bisa membuat kode baru dari BRImo.
Langkah di ATM BRI untuk ambil uang tanpa kartu
Begitu kode sudah ada, segera menuju ATM BRI yang mendukung transaksi tanpa kartu. Di layar ATM biasanya ada menu Transaksi Tanpa Kartu atau Setor dan Tarik Tunai tanpa kartu. Setelah memilih menu tersebut, sistem akan meminta data yang sesuai dengan akun BRImo Anda.
Pilih Transaksi Tanpa Kartu, lalu input nomor HP dan kode
Di mesin ATM, pilih menu transaksi tanpa kartu. Masukkan kode 6 digit yang Anda dapatkan dari BRImo, lalu masukkan nomor HP yang terdaftar pada BRImo. Setelah valid, ATM memproses penarikan dan uang keluar seperti transaksi normal, hanya saja tanpa memasukkan kartu.
Cek uang dan simpan bukti transaksi
Setelah uang keluar, hitung kembali nominalnya sebelum meninggalkan ATM. Jika mesin mengeluarkan struk, simpan untuk pencatatan. Di sisi aplikasi, Anda juga bisa mengecek aktivitas transaksi dan notifikasi BRImo sebagai bukti tambahan, terutama bila Anda membukukan kas harian usaha.
Batas nominal, masa aktif kode, dan biaya yang perlu diketahui
Di lapangan, pertanyaan paling sering adalah soal limit dan biaya. Berdasarkan informasi BRI, dalam sekali penarikan tanpa kartu, nominal maksimal yang dibatasi BRImo adalah Rp 1.000.000 per transaksi, dan kode penarikan aktif selama 5 menit.
Untuk biaya, BRI menyebut tidak ada biaya tambahan bagi nasabah saat menggunakan fitur setor dan tarik tunai tanpa kartu di ATM BRI. Ini kabar baik untuk pelaku usaha, karena biaya kecil yang berulang sering terasa jika dilakukan setiap hari.
Tips aman agar transaksi tidak gagal di tengah jalan
Meskipun fiturnya jelas, kendala biasanya datang dari hal sepele: sinyal data, salah nomor HP, atau kode sudah kedaluwarsa karena antrean ATM. Karena itu, buat kode saat Anda sudah dekat lokasi ATM, bukan dari rumah, apalagi jika jaraknya jauh.
Hal lain yang menurut saya sering diremehkan adalah kebiasaan membagikan tangkapan layar kode ke orang lain. Kode itu seperti kunci, masa aktifnya memang singkat, tapi tetap jangan disebar. “Kalau Anda mengelola uang usaha, perlakukan kode penarikan seperti PIN: cukup Anda yang tahu, cukup Anda yang pakai.”

Comment