Ekonomi
Home » Berita » Cara Kirim Uang Lewat ATM Cepat Aman dan Anti Salah Transfer

Cara Kirim Uang Lewat ATM Cepat Aman dan Anti Salah Transfer

Mengirim uang lewat ATM masih jadi pilihan banyak orang karena gampang ditemukan, bisa dipakai kapan saja, dan langkahnya relatif sama di hampir semua bank. Di Kur.co.id, kami sering menerima pertanyaan pembaca soal transfer ATM, mulai dari cara kirim ke sesama bank, antar bank pakai kode bank, sampai kenapa biaya transfer bisa beda. Artikel ini saya susun seperti panduan lapangan, jadi kamu bisa mengurangi risiko salah nomor rekening, salah nominal, atau salah pilih layanan transfer.

Sebelum masuk ke langkah teknis, satu hal penting dulu. Mesin ATM itu ibarat loket mandiri, jadi semua keputusan ada di tangan kamu. Begitu kamu menekan tombol konfirmasi, transfer biasanya langsung diproses. Karena itu, kunci utamanya bukan hanya hafal urutan menu, tapi juga teliti saat cek data di layar.

Yang Perlu Kamu Siapkan Sebelum Transfer di ATM

Kalau kamu sudah menyiapkan beberapa hal sederhana, proses transfer biasanya selesai dalam hitungan menit. Ini yang sebaiknya kamu pegang sebelum berdiri di depan mesin.

Kartu debit, PIN, dan detail penerima

Siapkan kartu debit yang aktif dan pastikan kamu hafal PIN. Lalu catat detail penerima, minimal nomor rekening tujuan. Kalau transfer antar bank, kamu perlu kode bank tujuan juga, karena beberapa menu ATM meminta kode bank di depan nomor rekening. Contohnya, Bank Mandiri punya kode 008, dan sering ditulis di depan nomor rekening saat transfer antar bank.

Nominal, berita transfer, dan tujuan transfer

Tentukan nominal dari awal supaya tidak ragu saat di layar input. Beberapa ATM juga menyediakan kolom berita transfer atau nomor referensi, tergantung jenis transfernya. Kalau memang tidak wajib, biasanya bisa dikosongkan.

Tabel Angsuran KUR BRI Pinjaman 150 Juta, Simulasi Cicilan

Pilih mesin yang aman dan tidak mencurigakan

Ini bagian yang sering dianggap remeh. Pilih ATM di lokasi terang, ramai, dan idealnya ada petugas keamanan. Perhatikan slot kartu dan area keypad, kalau terlihat longgar, menonjol, atau ada tempelan yang janggal, lebih baik pindah mesin. Saat mengetik PIN, selalu tutup keypad dengan tangan.

“Saya lebih percaya pada kebiasaan kecil yang konsisten, menutup PIN, cek nama penerima, simpan struk, itu yang paling sering menyelamatkan orang dari salah transfer.”

Setelah semuanya siap, kamu tinggal menentukan jenis transfer yang kamu butuhkan agar langkah di ATM lebih presisi.

Kenali Jenis Transfer di ATM Supaya Tidak Salah Menu

Di layar ATM, kata transfer bisa mengarah ke beberapa layanan. Biar tidak bingung, bedakan dulu tiga skenario paling umum.

Transfer sesama bank

Ini transfer dari rekening kamu ke rekening bank yang sama. Umumnya menu yang dipilih bertuliskan transfer sesama bank atau transfer ke rekening sendiri. Biasanya biaya lebih ringan, dan prosesnya cepat.

Bunga Pinjaman Bank Nagari 2026: Panduan Baca Suku Bunga

Transfer antar bank pakai kode bank

Kalau penerima beda bank, kamu biasanya memilih menu transfer ke bank lain. Di tahap berikutnya, mesin bisa meminta kamu memilih nama bank tujuan atau memasukkan kode bank. Kode bank sendiri adalah tiga digit identitas bank untuk memastikan dana masuk ke bank yang benar.

Sebagai gambaran yang sering dipakai di Indonesia, kode BCA adalah 014, dan dipakai saat transaksi dari bank lain menuju BCA, termasuk pada alur transfer yang melibatkan pilihan bank BCA.

Transfer lewat jaringan dan layanan biaya berbeda

Di luar transfer antar bank biasa, ada jaringan seperti ATM Link dan layanan pembayaran ritel seperti BI FAST. Untuk jaringan ATM Link, beberapa bank mempublikasikan biaya transfer yang bisa berbeda tergantung tujuan transaksi, misalnya transfer antar bank tertentu dan non jaringan.

Sementara BI FAST dikenal lebih hemat, banyak bank menyebut biaya transfer BI FAST sebesar Rp2.500 per transaksi, serta beroperasi sepanjang waktu dengan dana diterima secara realtime.

Kalau kamu sudah paham jenisnya, sekarang kita masuk ke langkah transfernya. Urutan menu bisa sedikit beda antar bank, tapi polanya mirip.

Pinjaman di Bank bjb syariah yang Paling Dicari, Ini Jalurnya

Langkah Umum Cara Mengirim Uang Lewat ATM

Di bagian ini saya tulis alur yang paling sering ditemui di ATM bank besar di Indonesia. Fokusnya agar kamu tahu titik titik krusialnya, bukan sekadar menghafal tombol.

Masuk dan pilih menu transfer

Masukkan kartu, pilih bahasa, lalu input PIN. Setelah masuk menu utama, cari opsi transfer atau transaksi lainnya lalu transfer. Pada banyak panduan, transfer biasanya diletakkan di menu utama atau di dalam transaksi lainnya.

Pilih jenis transfer sesuai kebutuhan

Di sini biasanya muncul pilihan transfer sesama bank, transfer ke bank lain, atau transfer ke virtual account. Jika kamu kirim ke bank lain, pastikan kamu memilih opsi bank lain agar mesin memunculkan pilihan kode bank atau daftar bank tujuan.

Input nomor rekening tujuan dengan teliti

Masukkan nomor rekening tujuan. Kalau antar bank dan mesin meminta kode bank, masukkan tiga digit kode bank diikuti nomor rekening tujuan.

Kalau tujuan kamu BCA dari bank lain, kode bank yang sering digunakan adalah 014.
Kalau tujuan kamu BRI dari bank lain, kode transfer yang umum dipakai adalah 002.

Masukkan nominal dan lanjutkan ke konfirmasi

Ketik nominal yang akan dikirim. Setelah itu ATM biasanya menampilkan layar konfirmasi berisi bank tujuan, nomor rekening, dan nama pemilik rekening penerima. Ini momen paling penting.

“Kalau saya boleh pilih satu kebiasaan yang wajib, itu membaca ulang layar konfirmasi pelan pelan sebelum menekan YA.”

Jika nama penerima yang muncul tidak sesuai, hentikan transaksi dan ulangi input. Jangan memaksakan lanjut hanya karena kamu merasa nomornya benar.

Simpan struk atau catat nomor referensi

Banyak ATM memberikan struk transaksi. Simpan sebagai bukti, minimal sampai penerima mengonfirmasi uang masuk. Pada beberapa kasus, ATM juga menampilkan nomor referensi, ini berguna kalau terjadi kendala dan kamu perlu lapor ke bank.

Setelah paham alur umum, kita bedah skenario yang sering bikin orang tersandung, yaitu antar bank dan biaya transfer.

Cara Transfer Antar Bank di ATM dan Cara Pakai Kode Bank

Transfer antar bank itu sederhana, tapi ada dua titik rawan, salah kode bank dan salah layanan transfer. Kita bereskan satu per satu.

Cara menemukan kode bank tujuan

Kode bank bisa kamu temukan lewat daftar sandi bank yang dipublikasikan lembaga atau bank tertentu. Beberapa bank juga menyediakan tabel sandi bank dalam dokumen.

Secara umum, kode bank berupa tiga digit. Contoh yang sering dicari orang adalah kode Mandiri 008.

Pola input yang sering dipakai di ATM

Ada ATM yang meminta kamu memilih nama bank tujuan dari daftar, jadi kamu tidak perlu mengetik kode. Ada juga yang meminta input manual, biasanya formatnya kode bank lalu nomor rekening tujuan.

Bedakan layanan transfer, BI FAST vs realtime online

Kalau ATM kamu menyediakan pilihan layanan transfer, baca pelan pelan. BI FAST umumnya lebih hemat, banyak bank menyebut biaya Rp2.500 per transaksi.

Sedangkan transfer antar bank biasa sering berada di kisaran biaya yang lebih tinggi tergantung jaringan dan kebijakan bank. Sejumlah artikel edukasi perbankan juga sering membahas perbandingan biaya BI FAST dan transfer realtime online yang umum.

Sekarang kita masuk ke bagian yang sering ditanyakan pembaca Kur.co.id yang memakai ATM di jaringan berbeda, misalnya ATM Link.

Kadang kamu terpaksa transfer bukan dari ATM bank kamu sendiri, misalnya karena lokasi jauh atau mesin penuh. Bisa saja, tapi pahami konsekuensinya.

ATM Link adalah jaringan ATM bersama yang menghubungkan bank bank tertentu, dan dipakai untuk transaksi seperti tarik tunai, cek saldo, dan transfer antar bank.

Beberapa bank mempublikasikan FAQ biaya transaksi di ATM Link. Misalnya, ada informasi biaya transfer yang dibedakan untuk transaksi antar kelompok bank tertentu dan non kelompok.

Intinya, kalau kamu transfer dari ATM bank lain, biaya admin bisa berbeda dari biasanya. Jadi kalau kamu transfer rutin, lebih hemat kalau menggunakan ATM bank sendiri atau memilih layanan BI FAST dari kanal yang mendukung.

Kita lanjut ke situasi lain yang juga sering muncul, transfer ke virtual account, karena menunya mirip transfer tapi tujuannya pembayaran.

Transfer ke Virtual Account dari ATM, Mirip Tapi Tujuannya Beda

Virtual account biasanya dipakai untuk pembayaran tagihan, belanja online, biaya sekolah, atau cicilan. Prosesnya tetap lewat menu transfer, tapi nomor tujuan bukan rekening biasa.

Ciri nomor virtual account

Nomor virtual account biasanya lebih panjang atau memiliki pola tertentu sesuai penyedia. Di beberapa panduan bank, transfer ke virtual account dilakukan lewat menu transfer, lalu pilih bank tujuan, lalu masukkan nomor virtual account sebagai tujuan.

Tips agar tidak salah input

Jangan memotong angka, jangan mengira itu nomor rekening biasa. Setelah input, cek layar konfirmasi, biasanya nama perusahaan atau institusi akan muncul. Kalau yang tampil justru nama orang perorangan yang tidak kamu kenal, hentikan transaksi.

Sebelum artikel ini selesai, saya ingin menutup dengan bagian yang paling berguna untuk mengurangi kesalahan, berupa daftar cek cepat yang bisa kamu lakukan di depan mesin.

Checklist Cepat Sebelum Menekan Tombol Konfirmasi

Di tahap konfirmasi, kamu cuma butuh beberapa detik tambahan untuk mencegah masalah berhari hari.

Pastikan tiga hal ini cocok

Pertama bank tujuan sudah benar. Kedua nomor rekening atau nomor virtual account cocok dengan catatan kamu. Ketiga nama penerima yang muncul sesuai orang atau institusi yang kamu maksud. Kalau salah satu saja meragukan, batalkan.

Simpan bukti transaksi

Kalau ATM mengeluarkan struk, simpan. Kalau tidak ada struk, catat nomor referensi yang tampil. Nomor ini sering jadi pegangan saat kamu perlu konfirmasi ke bank atau saat penerima mengaku belum menerima.

Jangan tinggalkan mesin sebelum kartu kembali

Pastikan kartu sudah kamu ambil kembali, lalu tinggalkan lokasi ATM setelah layar kembali ke tampilan awal. Ini kebiasaan sederhana yang sering terlupa saat kamu buru buru.

“Saya selalu anggap struk itu bukan kertas, tapi pengaman kecil. Simpan dulu, buang nanti kalau penerima sudah bilang uang masuk.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *