Banyak orang mengeluh keset kaki cepat kusam, berbau, dan sulit dibersihkan. Padahal, dengan cara mencuci keset kaki yang tepat, keset bisa kembali bersih dan kinclong tanpa harus disikat keras sampai seratnya rusak. Keset yang terawat bukan hanya enak dipandang, tetapi juga lebih higienis, tidak lembap, dan tidak menjadi sarang bakteri di depan pintu rumah.
Kenapa Cara Mencuci Keset Kaki Harus Diperhatikan
Keset kaki sering dianggap sepele, padahal fungsinya sangat penting. Setiap hari ia menerima kotoran dari luar rumah, debu, pasir, lumpur, bahkan sisa air hujan. Jika cara mencuci keset kaki tidak tepat, kotoran bisa menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap, bahkan memicu alergi.
Serat keset yang terus menerus disikat kasar juga bisa cepat rontok. Akhirnya keset menipis, tidak lagi menyerap air dengan baik, dan tampak usang. Di sinilah pentingnya teknik cuci yang lembut tetapi tetap efektif mengangkat kotoran, terutama untuk keset berbahan microfiber, beludru, atau karet yang sensitif.
โKeset yang bersih itu seperti penjaga pintu rumah yang diam diam bekerja keras menjaga lantai tetap rapi dan sehat.โ
Mengenali Jenis Bahan Sebelum Menerapkan Cara Mencuci Keset Kaki
Sebelum masuk ke langkah teknis, mengenali bahan keset adalah kunci. Setiap bahan membutuhkan cara mencuci keset kaki yang sedikit berbeda, terutama dalam pemilihan deterjen, suhu air, dan metode pengeringan.
Cara Mencuci Keset Kaki Berbahan Kain dan Microfiber
Keset kain dan microfiber paling umum ditemukan di rumah. Bahan ini lembut, menyerap air dengan baik, tetapi juga mudah menyimpan debu halus.
Untuk cara mencuci keset kaki berbahan kain dan microfiber, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengibaskan atau memukul keset di luar rumah. Tujuannya untuk melepaskan pasir dan debu yang menempel di permukaan. Langkah ini penting agar mesin cuci tidak cepat rusak karena menampung terlalu banyak pasir.
Setelah itu, rendam keset di air hangat yang sudah diberi sedikit deterjen cair. Air hangat membantu melonggarkan kotoran yang menempel di serat tanpa perlu disikat. Biarkan selama 20 sampai 30 menit, lalu angkat dan remas perlahan. Hindari memelintir terlalu kuat karena bisa merusak struktur serat microfiber.
Untuk noda tertentu seperti bercak lumpur kering, tambahkan sedikit sabun cuci piring cair di area noda, gosok lembut dengan tangan, lalu bilas. Microfiber cenderung lebih mudah kembali bersih jika tidak diberi pemutih keras.
Cara Mencuci Keset Kaki Berbahan Karet dan Plastik
Keset karet atau plastik biasanya digunakan di area luar rumah atau kamar mandi. Bahan ini kuat, tidak mudah sobek, dan tahan air. Namun, jika salah cara mencuci keset kaki jenis ini, permukaan karet bisa menjadi licin atau kusam.
Pertama, semprot keset dengan air bertekanan sedang, misalnya dari selang. Ini membantu mengangkat kotoran kasar tanpa perlu disikat. Jika tidak ada selang, rendam di ember besar dan goyang goyangkan keset di dalam air untuk mengeluarkan pasir dan lumpur.
Tambahkan deterjen cair secukupnya, lalu rendam selama 15 sampai 20 menit. Untuk area yang berlumut atau berkerak sabun, bisa ditetesi sedikit cuka putih. Cuka membantu mengangkat kerak dan mengurangi bau tanpa merusak karet. Setelah selesai, bilas hingga benar benar bersih dan pastikan tidak ada sisa sabun yang tertinggal di permukaan.
7 Cara Mencuci Keset Kaki Tanpa Sikat, Tetap Bersih Maksimal
Banyak orang beranggapan menyikat adalah satu satunya cara ampuh membersihkan keset. Padahal, ada beberapa cara mencuci keset kaki yang lebih lembut namun tetap efektif. Tujuh metode berikut bisa disesuaikan dengan bahan dan kondisi keset di rumah.
1. Cara Mencuci Keset Kaki dengan Perendaman Air Hangat dan Deterjen
Metode perendaman adalah cara mencuci keset kaki paling aman untuk hampir semua jenis bahan, terutama kain dan microfiber. Siapkan ember besar, isi dengan air hangat suam suam kuku, jangan terlalu panas agar tidak merusak serat atau karet.
Tambahkan deterjen cair secukupnya, aduk hingga berbusa. Masukkan keset yang sudah dikibaskan dari debu, lalu tekan tekan dengan tangan agar seluruh bagian terendam. Diamkan selama 30 sampai 45 menit. Selama perendaman, kotoran akan terlepas pelan pelan dari serat tanpa perlu disikat.
Setelah direndam, angkat keset dan remas dengan gerakan menekan, bukan memelintir. Ulangi perendaman dengan air bersih jika air pertama sangat kotor. Teknik ini cocok untuk keset yang tidak terlalu penuh noda tetapi sudah lama tidak dicuci.
2. Cara Mencuci Keset Kaki Menggunakan Mesin Cuci dengan Pengaturan Lembut
Untuk keset yang cukup kecil dan tidak terlalu berat, cara mencuci keset kaki bisa memanfaatkan mesin cuci. Namun, penting untuk menggunakan pengaturan lembut agar serat tidak rusak dan mesin tidak terbebani.
Masukkan keset ke dalam mesin bersama beberapa handuk lama. Handuk berfungsi menyeimbangkan beban dan mencegah keset menghantam dinding mesin terlalu keras. Pilih mode delicate atau gentle, gunakan air dingin atau suam suam kuku, dan kurangi jumlah deterjen agar tidak terlalu banyak busa.
Hindari penggunaan mode pengering dengan putaran tinggi karena bisa membuat bagian karet di belakang keset mengelupas. Setelah selesai, keluarkan segera dan jemur di tempat berangin. Metode ini efektif untuk keset kain, microfiber, atau beludru yang tidak terlalu tebal.
3. Cara Mencuci Keset Kaki dengan Campuran Cuka dan Air
Cuka putih adalah bahan rumah tangga yang ampuh untuk membantu cara mencuci keset kaki, terutama untuk menghilangkan bau dan lumut tipis. Campurkan satu bagian cuka putih dengan tiga bagian air hangat di dalam ember.
Masukkan keset yang sudah dikibaskan debunya, lalu rendam selama 20 sampai 30 menit. Cuka akan membantu melonggarkan kotoran, mengurangi bau, dan mencegah pertumbuhan jamur. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan jika perlu tambahkan sedikit deterjen cair untuk menghilangkan sisa aroma cuka.
Metode ini cocok untuk keset kamar mandi atau keset yang sering lembap. Namun, jangan terlalu sering menggunakan cuka pada keset dengan lapisan karet tipis, cukup sebulan sekali agar karet tidak cepat getas.
โBau apek di keset bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga sinyal bahwa kelembapan dan bakteri sudah terlalu lama dibiarkan.โ
4. Cara Mencuci Keset Kaki dengan Baking Soda untuk Mengusir Bau
Baking soda dikenal sebagai penyerap bau yang efektif. Dalam cara mencuci keset kaki, bahan ini berguna untuk keset yang sudah lama tidak diganti dan mulai menimbulkan aroma tidak sedap.
Taburkan baking soda secara merata di atas permukaan keset yang kering. Biarkan minimal 30 menit, lebih baik lagi jika satu jam. Baking soda akan menyerap bau dan sebagian minyak yang menempel di serat. Setelah itu, kibaskan atau sedot dengan vacuum cleaner.
Jika ingin hasil lebih maksimal, lanjutkan dengan perendaman di air hangat bercampur deterjen. Kombinasi baking soda dan perendaman ini membuat keset terasa lebih segar tanpa perlu disikat kuat.
5. Cara Mencuci Keset Kaki dengan Metode Goyang dalam Ember
Metode goyang dalam ember adalah cara mencuci keset kaki yang efektif ketika tidak ingin menyikat tetapi ingin kotoran terlepas lebih cepat. Siapkan ember besar berisi air hangat dan deterjen cair. Masukkan keset, lalu pegang kedua ujungnya dan gerakkan naik turun di dalam air.
Gerakan ini meniru efek pencucian di mesin cuci, namun lebih lembut. Kotoran akan terlepas karena air dan deterjen bergerak di antara serat keset. Lakukan selama 5 sampai 10 menit, lalu ganti air jika sudah terlalu keruh.
Metode ini sangat berguna untuk keset yang tebal dan berat, seperti keset pintu utama, yang mungkin terlalu besar untuk mesin cuci tetapi tetap butuh pembersihan menyeluruh.
6. Cara Mencuci Keset Kaki yang Penuh Lumpur atau Kotoran Berat
Untuk keset yang terkena lumpur tebal atau kotoran berat setelah hujan, cara mencuci keset kaki perlu sedikit penyesuaian. Jangan langsung merendam keset dalam air sabun, karena lumpur yang terlalu banyak akan membuat air sangat kotor dan menyulitkan proses.
Pertama, bilas keset dengan air mengalir, bisa dari selang atau keran luar rumah. Arahkan air dari bagian atas ke bawah agar lumpur terdorong keluar. Setelah kotoran kasar hilang, baru lanjutkan ke tahap perendaman dengan deterjen.
Jika masih ada noda membandel, teteskan sedikit sabun cuci piring cair di area tersebut dan gosok perlahan dengan tangan. Sabun cuci piring efektif memecah minyak dan kotoran yang menempel tanpa harus menggunakan sikat keras.
7. Cara Mencuci Keset Kaki Sekaligus Menjaga Umurnya Lebih Panjang
Cara mencuci keset kaki yang benar bukan hanya soal bersih sesaat, tetapi juga menjaga agar keset awet dan tidak cepat rusak. Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu memperpanjang usia keset.
Pertama, jangan menunda mencuci terlalu lama. Keset yang sudah sangat kotor akan lebih sulit dibersihkan dan berisiko menumpuk bakteri. Idealnya, keset area kering dicuci dua minggu sekali, sedangkan keset kamar mandi seminggu sekali, tergantung intensitas pemakaian.
Kedua, hindari pemutih keras dan air yang terlalu panas, terutama untuk keset dengan serat halus atau lapisan karet. Bahan bahan ini bisa membuat warna cepat pudar dan karet mengelupas. Pilih deterjen lembut dan bilas sampai benar benar bersih agar tidak ada residu yang tertinggal.
Terakhir, perhatikan cara menjemur. Jangan menjemur keset langsung di bawah terik matahari sepanjang hari, terutama untuk keset berwarna gelap dan berkaret. Panas berlebih bisa membuat warna cepat kusam dan karet retak. Jemur di tempat yang teduh namun berangin, gantung secara vertikal agar air cepat menetes turun dan keset mengering merata.
Dengan menerapkan berbagai cara mencuci keset kaki tanpa sikat ini, keset di rumah bisa tetap bersih, kinclong, dan nyaman diinjak, tanpa harus sering diganti baru. Kebersihan rumah pun terasa lebih terjaga mulai dari langkah pertama di depan pintu.

Comment